VISI & MISI

Gerakan Perubahan dan Restorasi Indonesia

Sesuai dengan komitmen Gerakan Perubahan yang digagas Partai NasDem untuk mengembalikan Pancasila sebagai jati diri Negara bangsa sebagai dasar kehidupan bersama. Gerakan Restorasi Indonesia meletakkan tujuan dan cita-cita dengan menjadikan Pancasila sebagai senjata spiritual, dan rakyat Indonesia sebagai senjata materialnya.

Restorasi beraras pada, pertama, restorasi negara yang berupa upaya membangun keteladanan kepemimpinan, membangun karakter gotong royong sesuai dengan dasar negara, dan membangun kepercayaan rakyat terhadap institusi negara. Kedua, restorasi kehidupan rakyat yang berupa upaya membangun gerakan arus bawah atas prakarsa rakyat, yang membawa nilai-nilai kebajikan, spritualitas kebangsaan, solidaritas sosial, kearifan budaya lokal, dan etos kerja yang produktif. Ketiga, restorasi kebijakan internasional yang berupa upaya membangun keseimbangan baru dalam tata dunia yang lebih adil, damai dan menjaga kelestarian alam semesta.

Ada empat kata kunci dalam rumusan Restorasi Indonesia sebagai hasil Rapimnas I Partai NasDem. Empat kata kunci itu adalah:

  1. Memperbaiki 
  2. Mengembalikan 
  3. Memulihkan 
  4. Mencerahkan

Dalam mewujudkan Gerakan Perubahan dan Restorasi Indonesia di tanah Sumatera Utara, maka Visi dari Ir. Edward Sihombing adalah :

“Gerakan Perubahan dan Restorasi bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

dengan 4 langkah yang diwujudkan dalam misi.

1. Memperbaiki

Memperbaiki taraf hidup rakyat di Sumatera Utara, khususnya Petani dan Nelayan, mengembangkan kemampuan diri dengan prakarsa sendiri, mampu mendayagunakan potensi daerah yang dimiliki, kreatif, inovatif, bekerja keras dan kerjasama, serta memiliki rasa kebanggaan sebagai orang Sumatera Utara dan sebagai Bangsa Indonesia, dimana setiap perubahan akan membuat kemajuan yang hasilnya akan berdampak kembali bagi masyarakat Sumatera Utara.

Memperbaiki mekanisme pertanian dan perkebunan yang didukung peternakan yang maju untuk menunjang pembangunan ekonomi dalam mendayagunakan potensi daerah di bidang agribisnis/ agroindustri dan pariwisata secara berdaya saing, solidaritas sosial, untuk meningkatkan pendapatan dan menghapus kemiskinan.

Membangun sektor kesehatan dengan sarana yang memadai dan paramedis (tenaga dokter dan perawat) profesional, untuk sarana kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu yang dirasakan perlu adalah memperbaiki kehidupan rakyat melalui otonomi daerah dan good governance, dengan berkomitmen mendukung pembentukan Provinsi Tapanuli Utara dengan ibu kota Siborong-borong dan Provinsi Nias dengan ibu kota Gunung Sitoli dan pembentukan Provinsi Sumatera Utara Tenggara.

2. Mengembalikan

Mengembalikan semangat Gotong royong yang harus ditumbuhkan dan disuburkan kembali dalam kehidupan Ekonomi kerakyatan. Koperasi atau Kontak Tani perlu dihidupkan, dijaga sebagai forum yang membantu perekonomian para petani dan nelayan.

3. Memulihkan

Memulihkan Perekonomian Rakyat, di negara agraris dan maritim, Petani dan Nelayan sehingga menjadi daerah yang masyarakatnya sejahtera lahir dan batin, bebas kemiskinan, bebas narkoba, sehat jasmani dan rohani, aman dan tertib. Mewujudkan daerah dan masyarakat Sumatera Utara yang unik yakni memiliki ciri/karakteristik jati diri tersendiri yang berbeda dengan daerah lain dalam hal-hal yang positif seperti dari segi adat/budaya, kearifan budaya lokal, keunikan produknya, keunikan bahasa dan tutur kata, unik karakternya, unik karena masyarakat Tapanuli Utara berbeda dengan daerah lain.

4. Mencerahkan

Mencerahkan jati diri bangsa agar tidak kehilangan karakter dan maju menjadi bangsa memiliki identitas dan harga diri, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan masyarakat, membangun sektor-sektor pendidikan dan untuk mencetak SDM yang handal agar memiliki kecerdasan majemuk yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spriritual.